Beranda Headline Satlantas Polrestabes Bandung & Dishub Kota Bandung Gelar Ramcek di Terminal Leuwipanjang

Satlantas Polrestabes Bandung & Dishub Kota Bandung Gelar Ramcek di Terminal Leuwipanjang

58
0

Satlantas2Sekilasjabar.com      Dalam rangka menghadapi Hari Raya Idul Adha 1437 H dan liburan panjang, Satlantas Polrestabes Bandung bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menggelar Operasi Ramcek di Terminal Leuwipanjang Kota Bandung, Rabu (7/9/2016).

“Kami gelar Ramcek atau pemeriksaan kendaraan dan kelayakan kendaraan bus yang ada di Terminal Leuwipanjang, yang mana pengecekan ini dalam rangka mengahadapi Hari Raya Idul Adha dan libur panjang. Supaya para pengguna atau penumpang yang nantinya akan menaiki bus tersebut bisa dalam keadaan aman, nyaman dan selamat sampai tujuan,” tegas Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP. Asep Pujiono, yang didampingi Wakasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Adji Karta Sasmita, usai gelar operasi.

Asep mengatakan, untuk hasil ramcek yang berlangsung satu jam, yang dimulai dari jam 10.00 sampai dengan jam 11.00 WIB tersebut, berhasil menjaring 10 kendaraan bus. “Dari 10 bus tersebut, diantaranya 3 bus; Primajasa, Sangkuriang dan Bintang Permatasari itu kelengkapannya kurang memadai, seperti spion dan kelengkapan lainnya. Dan juga 3 bus surat-suratnya tidak sesuai, yang mana STNK, nomor rangka dan nomor mesinnya tidak sama. Dan juga 4 bus lainnya; MGI, bisa dikatakan kelengkapannya memadai. Kita tetap koordinasi dengan Dishub Kota Bandung bahwa bus tersebut bisa kita masukkan dulu ke tempat peristirahatan atau garasi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.

SatlantasKasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP. Asep Pujiono menghimbau kepada para pengusaha bus yang ada di jajaran wilayah Kota Bandung untuk segera melengkapi dan mengurus surat-suratnya demi keselamatan masyarakat banyak. “Kalau tidak lengkap, seperti spion, lampu sein dan lainnya bisa mengakibatkan fatal. Oleh karena itu silahkan dilengkapi, untuk kelengkapannya supaya kita bisa kelihatan di jalan dan aman bagi para penumpang, pengguna jalan dan bagi bus itu sendiri,” imbaunya.

Selain itu, lanjut Asep untuk menghadapi liburan panjang, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Polda Jabar, Dishub Kota Bandung, TNI dan instansi terkait lainnya untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitaran wilayah Kota Bandung. Karena menurutnya tidak menutup kemungkinan masyarakat di luar Kota Bandung akan datang ke Kota Bandung untuk rekreasi, atau belanja di outlet-outlet yang ada. “Kita amankan tempat rekreasi, seperti Jalan Pasteur, Ledeng, dan Cipaganti, yang mengarah ke Lembang kita tempatkan personil. Begitu juga tempat perbelanjaan pun kita antisipasi, diantaranya Jalan Riau, BIP, BTC, PVJ karena disitulah masyarakat luar Kota Bandung yang akan mendatangi dan berbelanja. Total personil Satlantas yang akan kita gelar guna mengatur lalu lintas sebanyak 283 personil,” pungkasnya.

Sementara itu, ditemui ditempat yang sama, Kasi Penataan dan Pengendalian Bidang Ops Dishub Kota Bandung, Drs. H. Zain Iskandar, M.Si, mengatakan bahwa persiapan pengamanan menghadapi Hari Raya Idul Adha di 2 terminal, yaitu Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum, tidak sekencang seperti Idul Fitri. “Jadi dalam hal ini pengamanan sama dengan lebaran, memang jajaran Dishub Kota Bandung dimulainya nanti hari Jum’at dan Sabtu untuk kelaikan jalan menghadapi Idul Adha. Nanti tiap kendaraan dicek kelaikan jalannya, kalau toh sekarang kelaikan jalan tidak sesuai dengan pengujian, seperti rem dan lampu, setir dan sebagainya itu tidak diperkenankan untuk jalan, itu otomatis karena tanggung jawab Dishub Kota Bandung dalam hal ini bidang sarana pengujian,” terangnya.

Lebih lanut Zain mengatakan bahwa kalau terjadi kecelakaan di jalan, pihaknya yang bertanggungjawab. “Makanya harus dilakukan ramcek dengan betul-betul. Selain surat-surat, yang terpenting adalah pengujian karena hubungannya dengan kecelakaan di jalan, dengan masyarakat banyak. Dan puncaknya pada minggu, tapi kelihatannya tidak akan memuncak seperti Hari Raya Idul Fitri,” katanya.

Zein menegaskan, kendaraan yang tidak laik jalan, ditilang dan diberi sanksi tidak boleh jalan dan dikandangkan di pool, dan harus diperbaiki kelaikan jalannya. “Kendaraan bus yang dipersiapkan menghadapi Idul Adha sebanyak 647 bus di Terminal Leuwipanjang, dan 260 bus di Terminal Cicaheum,” pungkasnya. (R. Andryan/H)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.