Beranda Olahraga NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno untuk Persiapan Peparda VII 2026

NPCI Kota Bandung Gelar Rapat Pleno untuk Persiapan Peparda VII 2026

17
0

Bandung, sekilasjabar.co – Menjelang pelaksanaan Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VII Jawa Barat 2026, National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung terus mempersiapkan diri di antara dengan menggelar Rapat Pleno.

Rapat pleno di The Kamalaya Hotel, Kota Bandung, Kamis (16/4/2026), dihadiri oleh jajaran pengurus NPCI serta perwakilan cabang olahraga (cabor).

Ketua NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan, mengatakan kegiatan ini sebagai langkah awal dalam mempersiapkan Kota Bandung menjadi tuan rumah Peparda VII Jawa Barat 2026.

“Sekarang kita menyelenggarakan rapat pleno yang membahas langkah-langkah dan strategi apa yang akan kita ambil untuk mensukseskan Kota Bandung sebagai tuan rumah sekaligus meraih prestasi sebagai juara umum,” kata Yadi Sofyan.

Keberhasilan sebagai tuan rumah menurutnya tidak hanya diukur dari aspek penyelenggaraan, tetapi juga dari capaian prestasi atlet. Kedua aspek tersebut harus berjalan beriringan.

Baca Juga: Jadi Tuan Rumah Peparda VII 2026, NPCI Kota Bandung Mulai Persiapan

Dalam rapat tersebut, NPCI Kota Bandung menempatkan Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) sebagai prioritas utama dalam pembentukan kontingen.

“Program kita saat ini diutamakan pada Binpres untuk pembentukan kontingen yang tangguh,” ungkapnya.

Dalam proses penjaringan atlet, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar seleksi, kemudian bagi yang lolos bakal menjalani pemusatan latihan cabang (pelatcab).

“Di akhir bulan ini kita akan mengadakan seleksi, kemudian atlet yang terpilih akan kita godok sebelum memasuki pelatcab yang dimulai pada bulan Juni,” ucapnya.

“Pelatcab dimulai dari bulan Juni sampai hari pelaksanaan, tetapi tidak otomatis semua atlet bertahan. Akan ada sistem promosi dan degradasi untuk menjaga kualitas tim,” jelasnya.

Baca Juga: Persiapan Peparda 2026, NPCI Kota Bandung Silaturahmi dan Audiensi dengan Komisi IV DPRD

Dalam rapat pleno tersebut, NPCI Kota Bandung menampung berbagai masukan dari cabang olahraga, di antaranya terkait jumlah atlet yang akan diturunkan, hingga usulan penambahan nomor pertandingan.

“Kami telah mendengarkan laporan dari masing-masing cabang olahraga terkait jumlah atlet, target medali, serta berbagai kendala dan usulan yang nantinya akan diputuskan dalam pleno,” katanya.

Siapkan 250 Atlet

Pada Peparda VII Jawa Barat 2026, diperkirakan sekitar 250 atlet akan mengikuti pelatcab.

“Estimasi kita ada sekitar 250 atlet yang akan mengikuti pelatcab. Ini merupakan penambahan dari Peparda sebelumnya yang berjumlah sekitar 220 atlet,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Yadi menyoroti terkait keterbatasan anggaran yang dihadapi NPCI Kota Bandung. Lantaran, berdampak pada durasi pelatcab.

Pelatcab semula direncanakan selama 10 bulan, namun kini hanya dapat dilaksanakan sekitar empat hingga lima bulan.

“Dengan anggaran yang minim, kita tidak bisa berbuat banyak, terutama dalam pelaksanaan pelatcab. Namun, jika ada tambahan anggaran melalui perubahan anggaran, durasi pelatcab bisa kembali diperpanjang,” ujarnya.

Seluruh usulan dan masukan dari cabang olahraga akan dirumuskan bersama Bidang Binpres untuk menghasilkan strategi yang komprehensif.

Pihaknya merasa yakin, dengan perencanaan yang matang dan sinergi seluruh pihak, target Kota Bandung sebagai tuan rumah sekaligus juara umum dapat tercapai.

“Kesimpulannya, semua usulan akan kita tampung dan rumuskan bersama Binpres untuk menyusun strategi terbaik. Intinya, kita berupaya maksimal agar Kota Bandung dapat meraih gelar juara umum,” pungkasnya.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here