Beranda Politik dan Hukum Kampanye di Bandung, Anies Bicara Sembako Hingga KPR 

Kampanye di Bandung, Anies Bicara Sembako Hingga KPR 

156
0

Bandung, sekilasjabar.co – Calon presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menjanjikan perubahan hingga sembako murah, jika terpilih pada Pilpres 2024.

Janji tersebut, disampaikan Anies dihadapan pendukungnya dalam agenda kampanye yang berlangsung di Sudirman Grand Ballroom, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Rabu (29/11/2023).

Pada kesempatan tersebut dihadapan Ribuan pendukungnya, Anies mengatakan sembako murah hanya akan terwujud bila perubahan terjadi.

“Misinya sederhana, Indonesia adil makmur untuk semua. Bukan sekedar adil makmur yang hanya dirasakan sebagian, tapi kita adil makmur yang dirasakan oleh semua. Pada tanggal 14 Februari waktunya hanya 5 sampai 6 jam. Dari jam 7 pagi sampai 1 siang. Itulah saat di mana kita menentukan pilihan. Waktunya hanya 6 jam, tapi konsekuensinya 5 tahun ke depan,” kata Anies.

“Kenapa? Karena kita ingin perubahan. Untuk itu kita berkumpul di sini, untuk menggalang dukungan dan menjangkau semua. Kita harus memberitahu kepada semuanya,” ucapnya.

“Kalau bertemu dengan siapa saja, sampaikan pesan yang sederhana. Apakah kebutuhan pokok harganya murah? Ini pesan yang harus disampaikan. Bahwa perubahan bukan soal mengganti nama, bukan soal mengganti orang, tapi kita ingin kebijakan yang lebih adil bagi semua,” jelasnya.

Selain itu, Anies juga berjanji bakal mempermudah pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) untuk pekerja informal.

“Kalau ngurus kredit kotor mudah sekali bahkan kredit mobil mudah sekali, begitu kredit rumah susah. Beli motor atau beli mobil begitu keluar dari showroom harganya turun,” ucapnya.

“Kreditnya gampang untuk aset yang harganya turun. Kenapa masyarakat tidak boleh punya aset yang harganya meningkat. Insya Allah kalau kita menang, kita ubah regulasinya,” tegasnya.

Sementara itu, pada kegiatan tersebut terlihat hadir sejumlah tokoh Jawa Barat (Jabar) dari tim kampanye daerah (TKD) pasangan Anies-Cak Imin seperti Ahmad Heryawan, Saan Mustofa, Haru Suwandaru dan M. Farhan. (Arf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here