
Bandung, sekilasjabar.co – Ketua Umum DPD PERBASI Jawa Barat, Epriyanto Kasmuri, bergerak cepat merealisasikan program prioritasnya, di antaranya dalam bidang pendidikan.
Seperti diketahui, Epriyanto Kasmuri terpilih sebagai Ketua Umum DPD PERBASI Jabar masa bakti 2026–2030, dalam Musyawarah Daerah, Sabtu (14/2/2026).
Saat itu, Epriyanto mengatakan ada beberapa program prioritas yang akan dijalankan dalam masa kepemimpinannya, di antaranya dalam bidang pendidikan.
Setelah beberapa hari terpilih, Epriyanto langsung bergerak cepat merealisasikan program prioritasnya tersebut.
Langkah awal yang dilakukan Epriyanto adalah menggelar audiensi dengan Sekolah Tinggi Hukum Bandung (STHB) untuk membahas kerja sama beasiswa bagi atlet berprestasi Jabar.
Pertemuan yang digelar di Bandung tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan STHB, termasuk Ketua STHB, Mas Putra Zeno, beserta Wakil Ketua.
Pada audiensi tersebut, kedua belah pihak membahas secara rinci mekanisme kerja sama yang dirancang untuk berjalan selama satu periode kepengurusan, yakni empat tahun ke depan.
Epriyanto menegaskan pendidikan menjadi salah satu pilar utama dalam kepemimpinannya. Ia ingin memastikan para atlet tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga memiliki fondasi akademik yang kuat.
“Sesuai janji saya pada Musda lalu, pendidikan merupakan hal wajib dan menjadi prioritas bagi atlet,” kata Epriyanto.
“Kita tidak ingin anak-anak kita hanya berprestasi dalam olahraga, tetapi juga memiliki pendidikan yang cukup dan mampu menjawab tantangan masa depan,” ucapnya.
Menurutnya, banyak atlet muda dihadapkan pada pilihan sulit antara mengejar prestasi atau melanjutkan pendidikan.
Melalui program beasiswa ini, ia berharap para atlet bisa tetap berkembang secara akademik tanpa harus mengorbankan karier olahraga.
Program tersebut menjadi bagian dari visi besar pembinaan bola basket Jawa Barat yang berkelanjutan dan berorientasi jangka panjang.
Epriyanto ingin membangun ekosistem olahraga yang tidak hanya fokus pada kompetisi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan atlet secara menyeluruh.
Inisiatif kerja sama ini mendapat sambutan baik dari Ketua STHB, Mas Putra Zeno. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan dan organisasi olahraga merupakan langkah strategis yang saling menguntungkan.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami berharap ke depan STHB tidak hanya dikenal sebagai sekolah tinggi hukum, tetapi juga memiliki atlet dan tim basket yang solid dan kompetitif,” katanya.
“Kami ingin menghadirkan keseimbangan antara prestasi akademik dan prestasi olahraga,” ujarnya.
Lebih lanjut Mas Putra Zenno menuturkan, kehadiran atlet berprestasi di lingkungan kampus dapat memberikan warna dan semangat baru, sekaligus mendorong budaya disiplin, kerja keras, dan sportivitas di kalangan mahasiswa.
Kerja sama ini direncanakan mencakup skema beasiswa khusus bagi atlet berprestasi yang direkomendasikan oleh DPD PERBASI Jabar.
Pengaturan teknis terkait seleksi, kuota, serta dukungan akademik yang akan dibahas lebih lanjut dalam perjanjian resmi kedua institusi.
Langkah cepat Epriyanto di awal masa kepemimpinannya ini menjadi sinyal bahwa komitmen yang disampaikan saat Musda mulai direalisasikan.
Program beasiswa tersebut diharapkan mampu melahirkan atlet Jawa Barat yang tak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga unggul secara akademik. (Arf)



