Bandung, sekilasjabar.co – Pebulutangkis terbaik dari 400 club ikut ambil bagian dikejurnas sirkuit A yang berlangsung di gor koni , jalan jakarta kota bandung. Kejuaraan yang diikuti tak kurang dari 1300 atlet ini dibuka secara langsung oleh sekda provinsi Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, Senin 22 Agustus 2022.
Dalam kesempatan itu Setiawan mengatakan, perlu diadakan kejuaran bulu tangkis seperti ini agar muncul bibit-bibit regenerasi pebulutuangkis di Jawa Barat.
“Kuncinya olah raga adalah sesering mungkin diadakannya kejuara-kejuaran agar munculnya bibit-bibit baru, dan untuk kejuaraan kali ini ada 9 nomer yang dipertandingkan semuanya dari usia muda,” ujarnya.
Setiawan wangsaatmaja menambahkan, yang terpenting didalam olah raga adalah mencari bibit-bibit regenerasi untuk kedepannya.
“Jadi harapannya adalah diadakannya kejuaran-kejuaran seperti ini terciptaknya regenerasi atlet-atlet muda potensial,” tambahnya.
Menurut Setiawan wangsaatmaja dibelahan dunia manapun, atlet-atlet top dunia muncul di event atau kejuaraan-kejuaran semacam ini.
“Sangat yakin lahirnya atlet top dunia dari kejuaran satu dan kejuaraan lainnya, diantaranya didalam kejuaran seperti ini apalagi ini tarafnya kejuaraan nasional. Setiawanpun berharap para juara disirkuit nasional ini akan mewakili event-event seringkat diatasnya,” tuturnya.
Sementara itu Gianto hartono ketua harian PBSI provinsi Jawa Barat mengatakan, kejuaran ini tentu saja untuk menentukan rangking dikelompok usianya.
Gianto pun menambahkan, setiap tahun PBSI pusat selalu melakukan seleksi nasional dan diseleknas kemaren pebulutangkis Jawa Barat berhasil masuk sebanyak 3 atlet.
“Turnamen ini menentukan rangking di setiap kelompok umurnya, karena nanti disetiap tahun PBSI pusat selalu mengadakan seleksi nasional. Untuk seleknas tahun kemaren Jawa Barat berhasil mengirimkan 3 pebulutangkis dinasional, untuk tahun ini seleknas kemungkinan akan berlangsung dibulan oktober atau november dan ini salah satu proses pembinaan menuju kesana. Sebenarnya club di jawab Barat sangat banyak sekitar 60, karena ini sifatnya nasional jadi tidak semua klub-klub bisa ikut tergantung rangkingnya,” tutup Gianto. (Didit)




