Beranda Olahraga NPCI Kota Bandung Bidik Juara Umum Peparda 2026, Bonus Pemkot Jadi Motivasi...

NPCI Kota Bandung Bidik Juara Umum Peparda 2026, Bonus Pemkot Jadi Motivasi Atlet

216
0
Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan. (Dok NPCI Kota Bandung)
Ketua Umum NPCI Kota Bandung, Yadi Sofyan. (Dok NPCI Kota Bandung)

Bandung, sekilasjabar.co – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 tingkat Kota Bandung berlangsung di GOR Bandung, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen insan olahraga Kota Bandung menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026 yang akan berlangsung November mendatang.

Ketua National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) Kota Bandung, Yadi Sofyan, menegaskan pada Peparda 2026 pihaknya menargetkan hasil maksimal.

Target yang diusung NPCI Kota Bandung dalam Peparda 2026 yakni mempertahankan semangat kompetitif sekaligus berupaya meraih juara umum.

Lebih lanjut Yadi menuturkan, komitmen Pemerintah Kota Bandung terhadap pembinaan olahraga, khususnya olahraga disabilitas, menjadi tambahan motivasi bagi para atlet.

Dukungan tersebut menunjukkan adanya perhatian serius terhadap perjuangan atlet NPCI Kota Bandung dalam menghadapi Peparda.

“Maknanya kita semakin jelas sekarang bahwa komitmen Wali Kota itu bagus untuk NPCI Kota Bandung,” ujar Yadi Sofyan.

“Saya sampaikan juga di sini bahwa kita NPCI Kota Bandung siap untuk memberikan yang terbaik, prestasi yang terbaik untuk Kota Bandung,” ucapnya.

Yadi menilai, sejauh ini tidak ada kendala yang dianggap dapat mengganggu persiapan kontingen NPCI Kota Bandung.

Seluruh unsur yang terlibat menurutnya harus tetap menjaga semangat dan fokus terhadap target prestasi meskipun terdapat berbagai tantangan dalam proses persiapan.

“Untuk saat ini enggak. Apa pun kendalanya tetap kita harus semangat menjadi juara umum,” ungkapnya.

Ia juga menilai pernyataan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengenai pemberian bonus bagi atlet berprestasi dapat menjadi motivasi tambahan untuk meraih prestasi di Peparda 2026.

“Apalagi tadi Pak Wali bilang, beliau nanya Pak Kadis, ‘Siap memberikan bonus yang terbaik?’ Siap! Nah, itu mungkin jadi motivasi bagi kami untuk disampaikan ke atlet bahwa nanti akan diberikan bonus yang terbaik dari Kota Bandung apabila ada atlet yang berprestasi,” ujarnya.

NPCI Kota Bandung akan mengintensifkan program latihan atlet, apalagi Peparda 2026 sudah semakin dekat. Yadi meminta seluruh atlet memanfaatkan waktu yang ada dengan maksimal.

“Kita tetap akan mengintensifkan latihan. Kita di sisa waktu yang sempit ini akan motivasi atlet untuk bersungguh-sungguh berlatih dalam kondisi apa pun,” ucapnya.

Yadi juga meminta atlet tidak terlalu memikirkan berbagai keterbatasan yang mungkin muncul selama persiapan. Menurutnya, pentingnya membangun pola pikir positif dengan mengarahkan fokus kepada target pertandingan dan meraih prestasi.

“Saya tanamkan ke atlet, lihatlah ke depan. Karena Peparda itu bukan akhir dari prestasi mereka. Ini adalah awal untuk mereka menuju ke Peparnas, ke ASEAN Para Games, ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Pengalaman bertanding di Peparda harus menjadi bagian dari proses pembinaan jangka panjang atlet disabilitas Kota Bandung. Untuk itu, ia meminta atlet menjadikan setiap tantangan sebagai bagian dari proses menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

“Jadi kendala-kendala pun yang sekecil apa pun, sebesar apa pun harus kita hadapi, bahwa atlet itu harus siap tempur,” tegas Yadi Sofyan.

NPCI Kota Bandung bertekad menjaga konsistensi latihan dan motivasi seluruh atlet di tengah waktu persiapan yang semakin dekat menuju Peparda 2026.

Target juara umum pun diharapkan dapat diwujudkan melalui kerja keras atlet, pelatih, pengurus, serta dukungan Pemerintah Kota Bandung. (rhmn)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here