Bandung, sekilasjabar.co – Turnamen pramusim Piala Presiden 2026 resmi digelar dan diikuti delapan tim dari dalam dan luar negeri, serta berhasil menghimpun dana sponsor sebesar Rp60 miliar tanpa menggunakan anggaran negara.
Ketua Steering Committee (SC) Piala Presiden, Maruarar Sirait, mengatakan, angka sponsor tersebut merupakan bukti meningkatnya kepercayaan berbagai pihak terhadap pengelolaan sepak bola nasional yang dilakukan secara profesional dan transparan.
“Nomor satu, benar-benar transparan. Jadi kita diaudit oleh PricewaterhouseCoopers (PwC), auditor yang levelnya internasional. Yang kedua, kita tidak menggunakan uang negara,” kata Maruarar, Sabtu (25/7/2026).
Ara sapaan akrabnya mengatakan, transparansi menjadi prinsip utama yang selalu dijaga dalam setiap penyelenggaraan Piala Presiden. Bahkan, seluruh proses pengelolaan keuangan diaudit oleh lembaga auditor internasional.
Dana sponsor yang telah terkumpul untuk penyelenggaraan Piala Presiden 2026 berasal dari sejumlah perusahaan besar, di antaranya Triputra, Astra, Barito Group, Adaro, Emtek, dan Berau. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring berlangsungnya turnamen.
Baca Juga: Piala Presiden Elite 2026 Siap Bergulir, Imigrasi Berperan Lancarkan Kedatangan Klub Asia Tenggara
“Sudah Rp60 miliar dan masih berlanjut kayaknya. Memang industri olahraga ini juga makin berkembang dan maju di bawah Presiden Prabowo dan Pak Erick. Karena kepercayaan nomor satu, transparansi nomor satu,” ujarnya.
Penyelenggaraan Piala Presiden 2026 juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Menurutnya, pelaku UMKM yang berjualan di area stadion mendapatkan antusiasme tinggi dari para penonton.
“UMKM-nya ada dua jenis, yang sudah namanya bagus di daerah sekitar Bandung dan yang dipilih yang akan juga bagus ke depannya. Senangnya adalah ramai dan laku,” ungkapnya.
Lebih lanjut ia menuturkan, Piala Presiden tidak hanya menghadirkan hiburan sepak bola berkualitas, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi pelaku UMKM lokal.
Terselenggaranya Piala Presiden tak lepas dari dukungan penuh dari aparat keamanan, mulai dari TNI hingga Polri. Maruarar pun mengapresiasi seluruh pihak yang turut menjaga kelancaran dan keamanan pertandingan.
Baca Juga: Igor Tolic Pastikan Persib Siap Hadapi Arema FC di Piala Presiden 2026
Pada penyelenggaraan tahun ini, panitia juga menetapkan harga tiket pertandingan yang terjangkau, yakni Rp50 ribu untuk seluruh kategori.
“Saya rasa ini betul-betul hiburan rakyat. Tiketnya bisa terjangkau sama masyarakat. Ada hiburan yang berkualitas dan terjangkau tiketnya, aman. Kemudian makanannya juga enak dan bersih,” katanya.
Maruarar yakin tingginya animo penonton akan berbanding lurus dengan rating siaran pertandingan. Menurutnya, rating menjadi salah satu faktor penting dalam menarik minat sponsor dan pengiklan untuk terus mendukung perkembangan industri sepak bola nasional.
Erick Thohir Puji Transparansi dan Antusiasme Piala Presiden 2026
Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan apresiasi kepada Maruarar Sirait beserta seluruh jajaran panitia atas terselenggaranya Piala Presiden 2026.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Ara dan timnya. Sayang cuma satu Pak Ara, saya pengennya ada sembilan Pak Ara supaya investasi di sepak bola makin banyak,” ujar Erick.
Menurutnya, semakin banyaknya event sepak bola yang bergulir akan memberikan dampak positif bagi perkembangan pemain dan klub di Indonesia.
Erick menilai, Piala Presiden menjadi salah satu wadah bagi pemain untuk menambah jam terbang jelang bergulirnya kompetisi musim 2026/2027.
Selain itu, ia juga mengapresiasi keseriusan klub peserta yang tampil di Piala Presiden 2026, ditambah lagi antusias penonton yang hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, saat laga pembuka yang mempertemukan Persib vs Arema FC.
“Dan terbukti hari ini penonton hampir mencapai 24.000. Ini sebuah rata-rata penonton Persib untuk pertandingan kelas yang sangat positif,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Erick menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto beserta jajaran pemerintah yang terus memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Piala Presiden.
Dengan dukungan sponsor yang terus meningkat, tata kelola yang transparan, serta antusiasme masyarakat yang tinggi, Piala Presiden 2026 menjadi turnamen pramusim yang mampu mendorong kemajuan industri sepak bola Indonesia.
Sementara itu, turnamen ini berlangsung pada 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 di Bandung dan Surabaya. Grup A bermain yang di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, dihuni oleh Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers.
Sedangkan Grup B bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya dan diisi oleh Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan Port. (Fifi Nofita)




