Beranda Headline Terdakwa Edward Seky Soeryadjaya Mangkir Lagi Di Sidang Pidana PN Bandung

Terdakwa Edward Seky Soeryadjaya Mangkir Lagi Di Sidang Pidana PN Bandung

54
0
SMAK DagoBandung, Sekilasjabar.co – Perkara Tindak Pidana tentang dugaan memasukkan keterangan palsu ke dalam sebuah akta notaris oleh Pengurus Perkumpulan Lyceum Kristen (PLK), disidangkan di Pengadilan Negeri  (PN) Bandung, Jalan LL. RE. Martadinata, Rabu (16/8/2017).
Setelah mangkir dua kali panggilan sidang, persidangan kali ini hanya dihadiri oleh satu orang terdakwa yaitu Gustav Pattipeilohy, sementara dua terdakwa lainnya Maria Goretti Pattiwael dan Edward Seky Soeryadjaya tidak hadir.
Dalam pembacaan surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum, ketiga terdakwa tersebut didakwa dengan dakwaan primer pasal 266 ayat 1 jo pasal 55 ayat 1 KUHP subsider 263 ayat 1 jo pasal 55 atau dakwaan kedua primer pasal 266 ayat 2 subsider 263 ayat 2 dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun penjara, karena para terdakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan memasukkan keterangan palsu ke dalam akte notaris Resnizar Anasrul yaitu akta No. 3 tahun 2005 tertanggal 18 November 2005 yang mana akta tersebut digunakan oleh ketiga terdakwa untuk menggugat Yayasan BPSMKJB  di Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung tentang pembatalan sertifikat tanah SMAK Dago.
Di dalam akte Resnizar Anasrul No. 3 tahun 2005 tertanggal 18 November 2005 tersebut , ketiga terdakwa secara gegabah mencantumkan bahwa PLK Bandung anggaran dasarnya telah diumumkan dalam Staatblaad van Nederland  Indie 1926 No. 540, yang ternyata didalam Staatblaad van Nederland  Indie 1926 No. 540 tersebut adalah  pengesahan Pemerintah Hindia Belanda atas pendirian Perhimpunan Belanda yang bernama Het Christelijk Lyceum (HCL) tertanggal 13 April 1925,  padahal PLK sama sekali tidak ada kaitan hukum dan historis dengan HCL.
Berdasarkan UU No. 50 tahun 1960 dan SK Menteri Kehakiman dan HAM RI  No. C-15.HT.01.10.TH.2002 tertanggal 12 September 2002, HCL telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Indonesia.
Pada persidangan tersebut, Ketua Majelis Hakim, Toga Napitupulu meminta Jaksa dan Pengacara terdakwa untuk menghadirkan dua terdakwa lainnya yaitu Maria Goretti Pattiwael dan Edward Seky Soeryadjaya pada sidang lanjutan hari Rabu, 23 Agustus 2017 mendatang. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.