Beranda Persib Rencana Riset Sejarawan Unpad Terkait Hari Lahir Persib Dapat Respon Positif 

Rencana Riset Sejarawan Unpad Terkait Hari Lahir Persib Dapat Respon Positif 

167
0
Program Sampurasun Persib. (Fifi Nofita)

Bandung, sekilasjabar.co – Sejarawan Universitas Padjadjaran (Unpad) akan melakukan riset dan penelitian untuk menjawab keraguan terkait hari lahir Persib pada 14 Maret 1933.

Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad), Prof. Dr. Kunto Sofianto, Ph.D, mengatakan, rencana tersebut mendapat respon positif dari manajemen Persib.

Selain itu, pihaknya sudah bertemu langsung dengan manajemen Persib, sehingga riset dan penelitian terkait hari lahir Persib pada 14 Maret 1933 akan segera terealisasi.

“Kita sudah bertemu dengan Persib untuk membicarakan rencana riset dan penelitian hari jadi dan sejarah ini. Bukan hanya sekedar dukungan, Persib meminta tim peneliti kami untuk melakukan riset dan penelitian secara konprehensif,” kata Prof Kunto dalam rilis yang diterima, Kamis (12/9/2023).

Prof. Kunto mengungkapkan, untuk kepentingan riset dan penelitian, Unpad sudah membentuk tim peneliti yang diketuainya. Anggota tim lainnya yang terdiri dari Dr. Miftahul Falah M.Hum, Budi Gustaman, M.A, Iqbal Reza Satria, S.H., M.I.P. dan Muhammad Ridha Taufiq Rahman, S.IP., MA.

Dalam waktu dekat Unpad akan mengadakan Focus Group Discussion (FGD) atau diskusi terhimpun tentang sejarah dan hari jadi Persib ini. Hal itu, dilakukan sebagai langkah awal riset dan penelitian.

Dalam FGD tersebut, tim peneliti akan menyampaikan data awal dan menampung berbagai masukan terkait banyak hal yang menyangkut sejarah dan hari lahir Persib dan berbagai pihak yang kompeten dan berkepentingan.

“Pokoknya, semua bahan dan masukan akan kita tampung dalam FGD tersebut. Sebab, data dan fakta tersebut akan sangat membantu penelitian yang akan kami lakukan,” ucap Prof. Kunto.

Sebelumnya, Prof. Kunto mengaku sudah cukup lama memiliki niat untuk menjawab keresahan publik, terutama jurnalis, pegiat literasi dan beberapa komunitas Bobotoh, yang mempertanyakan dasar penetapan hari lahir Persib yang ditetapkan pada 14 Maret 1933.

Hal ini, tidak terlepas dari temuan seorang pegiat literasi, Atep Kurnia, yang mengungkapkan bahwa fusi dua perkumpulan sepakbola Bandung, yaitu PSIB dan NVB yang selama ini menjadi cerita di balik penetapan hari Persib, berdasarkan bukti otentik berupa kliping pemberitaan koran di zamannya, terjadi pada tanggal 18 Maret 1934. (Fifi Nofita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here