Beranda Ekonomi dan Bisnis Pemkot Gelar Operasi Pasar Murah

Pemkot Gelar Operasi Pasar Murah

68
0

emil_opm1Bandung|SekilasJabar- Dalam rangka stabilisasi harga pangan menjelang Lebaran. Pemerintah Kota Bandung bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelar Operasi Pasar Murah Kebutuhan Pokok Masyarakat untuk 30 kecamatan se-Kota Bandung.

Pembukaan Operasi Pasar Murah (OPM) tersebut ditandai dengan penyerahan bahan kebutuhan pokok masyarakat secara simbolis oleh Walikota Bandung, M Ridwan Kamil di Lapangan Tegalega, Kamis (17/07/2014).

Dikatakannya kegiatan operasi pasar murah ini bertujuan untuk meringankan beban warga bandung untuk memenuhi kebutuhan pokok selama bulan ramadhan akibat ulah para spekulan menaikan dan menahan harga barang pokok, “ini adalah momen yang ditunggu tunggu karena biasanya kita menjual harga kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dengan kualitas barang yang sama,”

Ia menegaskan akan menindak para pedagang yang menaikan harga diluar batas kewajaran, “Segera laporkan pada kami apabila bapak ibu menemukan harga yang tidak masuk akal, di bulan ramadhan tahun ini pergerakan harga batas wajar sekitar 20 sampai 25 persen,”

Juga bagi para podusen, dikatakan Ridwan OPM ini menjadi sarana promosi menaikan citra positif produknya dan menjadi kegiatan ekonomi yang mempunyai nilai sosial karena didalamnya ada kepentingan umum yang harus didahulukan, ia berharap OPM tersebut tidak hanya memiliki dampak sosial ekonomi jangka pendek japi juga untuk jangka panjang.

Di saat yang sama Ridwan menghimbau warga untuk mengurangi ketergantungan konsumsi kebutuhan pokok yang berlebih, “sesuai hadist dikatakan makanlah sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, jadi makanlah seperlunya jangan sampai kekenyangan, kita perlu melakukan penghematan penghematan dan merubah gaya hidup seperlunya saja,”

Dalam Kesempatan itu Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan, Ema Sumarna mengatakan jumlah penerima OPM kali ini sebanyak 6 ribu kepala keluarga, “dari 30 kecamatan masing masing mendapatkan jatah sekitar 200 KK, dan kita mensubsidi bahan pokok seperti beras 5000 per kilo satu plastik 5 kilo, daging sapi 45 ribu per kilo, gula pasir, minyak goreng dan telur ayam masing masing subsidinya 7000 per kilogram,”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.