Beranda Headline Legok Nangka Solisi Permasalahan Sampah

Legok Nangka Solisi Permasalahan Sampah

63
0

aher sSekilasJabar| Bandung – Permasalah sampah menjadi polemik di kota-kota besar pasalnya dari tahun ke tahun lahan atau tempat pembuangan akhir (TPA) sampah semakin sulit. Diharapkan Legok Nangka di Kabupaten Bandung bisa menjadi solusi sebagai Tempat Pemprosesan dan Pengolahan Akhir Sampah (TPPAS).

Menurut Gubernur Jabar Ahmad Heryawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Selasa (8/4/2014). Pihaknya belum bisa memastikan teknologi yang akan diterapkan di  Legok Nangka, tapi sudah banyak investor yang tertarik menawarkan berbagai teknologi pengolahan sampah di Legok Nangka tersebut.

“pengolahan sampah dengan pembakaran di atas 400 derajat celcius hingga menyisakan 10 persen sampah. Sisa sampah tersebut kemudian bisa dijadikan bahan baku pembuatan bata yang dapat dimanfaatkan untuk bahan bangunan,” ujar Aher sapaan akrab Gubernur Jabar.

Teknologi tersebut menarik tapi itu biayanya mahal. Tapi kalau dibandingkan, kita bisa saja pakai teknologi itu. Karena nanti kan kalau sampah tidak ada, biaya untuk pelayanan kesehatan bisa dipindahkan karena masyarakat makin sehat karena sampah tidak ada

Aher menambahkan, belum adanya komitmen dari 6 kabupaten kota yang akan membuang sampah ke Legok Nangka yang jadi kendala. Pasalnya pemda nantinya harus membayar biaya pengolahan yang jumlahnya tidak sedikit.

Enam kabupaten kota yang sampahnya akan diolah di Legok Nangka yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Garut. Keenam kepala daerah tersebut telah menandatangani Perjanjian Kerjasama tentang Pelayanan TPPAS Legok Nangka.

Ditargetnya proyek ini harus sudah selesai sebelum TPA Sarimukti ditutup pada 2015

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.