Beranda Regional Ketum LSM Terorist Harapkan Seluruh Tokoh dan Lintas Agama Doa Bersama Terkait...

Ketum LSM Terorist Harapkan Seluruh Tokoh dan Lintas Agama Doa Bersama Terkait Virus Corona

58
0

Bandung, sebelas12.com – Dengan adanya epidemi Virus Corona (Covid 19) yang merebak di Indonesia, Ketua Umum LSM Terima Rorongsokan Istimewa (Terorist) Jawa Barat Tatan Sophian, menyarankan kepada seluruh tokoh masyarakat dan lintas Agama untuk lakukan do’a bersama.

Karena kata Tatan, dirinya sudah 30 Tahun berkecimpung dalam sampah, Alhamdulillah dirinya tidak pernah mengalami sakit.

“Padahal saya bergelimang bukan dengan harta tapi saya bergelimang mengurus sampah-sampah pabrik yang harus didaur ulang, Alhamdulillah Alloh SWT selalu memberikan kesehatan pada diri saya,” jelasnya.

Masyarakat jangan merasa ketakutan dengan adanya virus Corona (Covid 19), “Ini merupakan anugrah dari Alloh SWT, dan bukan merupakan musibah, kita harus sukuri bahwa hidup ini merupakan anugrah dari Alloh SWT, bahwa dengan adanya virus tersebut, seharusnya kita do’a bersama, dan makin mempertebal iman kita, sejauh mana ketebalan iman kita kepada Alloh SWT, dengan diturunkannya virus tersebut, bagi orang yang imannya kuat tidak akan gentar dan takut terhadap virus tersebut, karena kita percaya adanya Alloh, umur yang menentukan sudah tercatat oleh Alloh,” terangnya.

“Saya berharap, lanjut Tatan kembali, marilah kita beristigfar, Istiqomah, ke Indung (3.I) bersama untuk menangkal segala macam penyakit yang melanda bangsa ini,” katanya.

Seperti contoh kata Tatan, Nabi Ayub yang selama 18 tahun didera penyakit yang dijauhi oleh semua manusia,

“Tapi dia tetap berdzikir kepada Alloh SWT, bahkan makin mempertebal imannya, karena menurut Nabi Ayub yang mengalami penyakit parah tersebut, dia tidak mengatakan itu merupakan musibah dan cobaan, tapi dia menganggap penyakit itu merupakan sebuah anugerah yang harus disukuri oleh umat manusia yang diberikan oleh Alloh SWT,” paparnya.

Jadi kata Tatan, kita bersyukur kepada Alloh SWT tidak hanya disaat kita diberi kesenangan saja, disaat kita dalam kesedihanpun kita harus tetap bersyukur kepada Alloh SWT.

“Marilah dari sekarang kita beriman dan iman kita lebih mendekatkan diri pada Alloh SWT sang maha pencipta, secara etika dan logikanya, jadi seimbang, maka agama kita sempurna, Insyaaalloh kita akan dijaukan dari hal-hal yang tidak diinginkan, Insyaaalloh semua penyakit apapun akan hilang,” pungkasnya. (dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.