Beranda Bandung Raya Hasbiallah Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD Kamsri Jabar Periode 2021 – 2024

Hasbiallah Dikukuhkan Sebagai Ketua DPD Kamsri Jabar Periode 2021 – 2024

157
0

Cimahi, sekilasjabar.co – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kesatuan Angkatan Muda Sriwijaya (DPP KAMSRI), Kemal Yudha Prakasa secara resmi memberikan panji-panji kebesaran Kamsri Jabar kepada Hasbiallah sebagai Ketua KAMSRI Jabar periode 2021 – 2024.

Selain itu juga, DPP KAMSRI mengukuhkan kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KAMSRI Jawa Barat periode 2021 – 2024, yang dilaksanakan di Alam Wisata Cimahi (AWC), Jln.Kolonel Masturi KM.4 No.157, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (25/9/2021).

Pada kesempatan tersebut, Hasbiallah mengatakan misi utama DPD KAMSRI Jabar adalah untuk memajukan ekonomi dan budaya bagi masyarakat Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) khususnya di Jawa Barat dan akan bersifat inklusif dengan budaya-budaya yang ada di sekitarnya.

“Terus terang kita menepis betul rasisme, karena di sini semua suku bersatu, makanya kita adakan acara gebyar setiap tahun, budaya-budaya yang lain. Ayo kita bangkit bersama, beriringan dengan kelestarian budaya kita juga memperkuat perekonomian, selama ini baik itu swasta maupun perorangan sudah mensupport kita, tapi mereka butuh wadah, makanya kita bentuk KAMSRI Jabar ini,” kata Hasbi.

Di kesempatan yang sama, Zaki selaku Penasehat KAMSRI Jabar menyatakan bahwa mayoritas pengurus di KAMSRI Jawa Barat merupakan pelaku UKM. Pihaknya sendiri sudah memulai dengan mencoba melihat potensi dari anggota KAMSRI yang memang sudah usaha, mungkin akan ditambah dengan usaha-usaha lain.

“Di KAMSRI ini kalau saya lihat ada 70 persen mungkin lebih itu rata-rata pengusaha. Ada konveksi, ada makanan seperti pempek, ada pengusaha frozen food,” jelas Zaki.

Lanjut Zaki, soal perekonomian dan budaya dipilih jadi isu utama yang diusung KAMSRI Jawa Barat, lantaran begitu vitalnya kedua aspek dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Kita berusaha mengangkat saudara-saudara kita yang ekonominya belum bagus. Sedangkan seni (budaya) itu, kan, bagian dari hidup. Dengan seni kita bisa jadi akrab, dengan seni budaya Jawa Barat dan Sumatera Selatan mungkin bisa dipadukan,” pungkas Zaki. (dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.