Bandung, sekilasjabar.co – PB FAJI Pusat menetapkan Jawa Barat sebagai tuan rumah Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI zona 2 yang akan digelar pada September 2023.
Berdasarkan surat keputusan (SK) dari PB FAJI Nomor 2803/PB/FAJI/III/2023 yang ditandatangni langsung oleh Ketum PB FAJI, Mayjen TNI Mar (Purn) F. Saud Tambatua menunjuk Jabar resmi menjadi tuan rumah BK PON XXI Sumut-Aceh.
Sebelumnya, BK PON XXI untuk zona 2 rencananya akan dilaksnakan di Jawa Tengah berdasarkan Rakernas FAJI di Probolinggo, Jawa Timur, 29 November tahun lalu.
Namun, mereka akhirnya memutuskan untuk mundur sebagai calon tuan rumah Pra PON tersebut, keputusan tersebut secara resmi, melalui surat bernomor 015/FAJI-JTG/III/2023.
Ketua Harian Pengprov FAJI Jabar, Sorta Mina mengatakan, FAJI Jawa Barat siap menjadi tuan rumah BK PON zona 2 setelah melakukan audiensi dengan Ketua Umum KONI Jawa Barat, M. Budiana, pada Senin (27/3/2023).
Sungai Citarik, Kabupaten Sukabumi rencananya akan digunakan untuk menggelar BK PON zona 2.
“Pengprov FAJI Jabar memiliki keyakinan untuk bisa menggelar BK PON yang tadinya direncanakan di Jateng yang akhirnya mengundurkan diri. Ini juga kesempatan bagi kami. Bukan berarti kami juga meminta kompensasi kelolosan tim Jabar di Pra PON XXI ini. Kita berlomba saja seperti layaknya peraturan kompetisi FAJI,” ungkapnya.
Sebagai informasi, pada Rakernas PB FAJI 2022, diputuskan babak kualifikasi PON akan dibagi dalam zonasi yang terbagi dalam tiga wilayah dengan waktu penyelenggaraan BK ini paling lambat pada September 2023.
Tiga wilayah tersebut yakni Barat (Sumatera), Tengah (Jawa,Bali, Nusa Tenggara Barat), dan Timur (Kalimantan, Maluku, Papua, dan Sulawesi). Tuan rumah Prakualifikasi PON di wilayah Barat adalah Sumatera Barat, dan tuan rumah untuk wilayah Timur adalah Sulawesi Utara.
Cabang Arung Jeram ini mendapatkan kuota PON sebesar 64 atlet putra dan 64 atlet putri. Kategori lomba R4 dan R6 putra putri kelas open, dengan nomor perlombaan sprint, head to head, slalom, dan down river race.
Sehingga, total masing-masing ada 16 mendali untuk kategori R4 dan R6 yang akan diperebutkan di PON 2024 mendatang.
Menurutnya, pada PON XXI tahun 2024 di Sumut dan Aceh, arung jeram Jawa Barat akan berusaha untuk menampilkan permainan terbaiknya, agar target meraih Hattrick Juara bisa tercapai.
“Jabar ini untuk arung jeram bisa dibilang barometer di Nasional. Untuk keprestasian sudah tidak bisa diragukan lagi. Jabar sudah melahirkan atlet level dunia. Sehingga ini juga menjadi momentum dalam rangka mencapai Jabar Hattrick Juara di PON XXI tahun 2024 di Sumut dan Aceh nanti,” jelasnya. (arf)




