
Bandung, sekilasjabar.co – Pengurus Cabang (Pengcab) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Bandung, menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Aula KONI Kota Bandung, Kota Bandung, Minggu (15/2/2026) diawali dengan Syukuran dan Munggahan.
Ketua KONI Kota Bandung, Nuryadi, membuka langsung kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum rasa syukur atas capaian FORKI Kota Bandung dalam beberapa tahun terakhir.
Selain itu, Nuryadi, mengapresiasi dan bangga dengan prestasi yang diraih oleh atlet karate Kota Bandung dalam BK Porprov.
“FORKI Kota Bandung hari ini menunaikan kewajiban yaitu rapat kerja, sekaligus dalam rangka syukuran dan munggahan. Karena apa rasa syukur FORKI tadi sudah disampaikan oleh Pak Ketua yaitu Pak Agung,” katanya.
“Bahwa FORKI Kota Bandung mulai proses yang cukup panjang dan pembinaan, kemarin telah berhasil meraih juara umum pada BK Porprov dan itu kebanggaan bagi kami,” tegasnya.
Ketua Umum Pengcab FORKI Kota Bandung, Agung Satria Negara, mengatakan acara ini diawali dengan syukuran atas prestasi yang diraih di antaranya dalam BK Porprov 2026.
Pihaknya berharap, prestasi tersebut dapat dipertahankan dan saat Porprov 2026 nanti karate Kota Bandung bisa kembali meraih hasil maksimal.
“BK Porprov dilaksanakan secara seri, secara sirkuit. Dan tentunya itu memerlukan perjuangan yang sangat tinggi. Namun di lain sisi, itu juga menjadi suatu pintu terbuka untuk kami,” katanya.
“Alhamdulillah, dengan sistem baru ini, semuanya bisa berpeluang terbuka menjadi juara. Apalagi sekarang ini karate memang dibatasi usia 23 tahun,” ucapnya.
Pada kesempatan tersebut, FORKI Kota Bandung resmi mengenalkan Atlet Porprov 2026 Kota Bandung, mereka merupakan putra-putri terbaik.
“Makanya kenapa, kami mengundang juga di sini, atlet-atlet pelatcab, atlet-atlet PPLPD ini untuk bisa membuktikan,” ungkapnya.
“Bahwasannya, regenerasi pembinaan di FORKI di Kota Bandung, Alhamdulillah berjalan dengan sangat baik. Itu bisa terbukti,” jelasnya.
Sementara itu, rapat kerja sendiri sebagai bentuk komitmen untuk menata program, memperkuat sistem pembinaan, dan mempersiapkan prestasi yang lebih tinggi.
“Kita membahas hasil dan sosialisasi hasil dari Rakerprov di FORKI Jabar Januari kemarin, kita sosialisasikan, kemudian kita mempersiapkan untuk Porprov nanti,” jelasnya. (Arf)



