Beranda Bandung Raya FGD Tingkat Kelurahan Melong Bahas Lima Bidang untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023

FGD Tingkat Kelurahan Melong Bahas Lima Bidang untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023

39
0
FGD Tingkat Kelurahan Melong Bahas Lima Bidang untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023

Cimahi, sekilasjabar.co – Kelurahan Melong menggelar acara Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2022 di kantor Kelurahan Melong Jl. Melong Sakola No. 72, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, Sabtu, 15 Januari 2022.

Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan dari Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPEDA) yang juga sebagai Binwil Kelurahan Melong, Husein Rachmadi, anggota DPRD Kota Cimahi Daerah Pemilihan tiga (Dapil III) Supiyardi, Acep Jamaludin, Eko Sugiantoro dan Lurah Melong Koko Gober, SE, MM.

Koko Gober mengatakan bahwa pada kegiatan ini berawal dari hasil rembuk warga yang disampaikan menjadi Focus Group Discussion (FGD) lalu di Musrenbangkan untuk dibawa ke kecamatan dan Musrenbang tingkat Kota Cimahi yang membahas 5 bidang yang terdiri dari bidang fisik, sosial, budaya, perekonomian dan pemerintahan.

“Untuk bidang fisik infrastruktur, pemerintahan, ekonomi, sosial dan budaya semua menunjang bagi kebutuhan masyarakat, akan tetapi kebanyakan itu masalah infrastruktur atau fisik sedangkan bidang sosial dan budaya juga belum diperhatikan,” jelas Koko Gober usai kegiatan.

Koko Gober juga menerangkan bahwa diluar kebutuhan pogram tersebut, salah satunya adalah PPM, dari bidang fisik tahun 2021 PPM Kota Cimahi program unggulan dari Pemkot Cimahi tahun 2017-2022 sudah terlaksana dengan baik.

Harapan Koko Gober, mudah-mudahan dengan kondisi Kota Cimahi, dengan visi misi Baru, Maju dan Berbudaya bisa terakomodir dan struktur terakomodir di tahun 2022, PPM dapat memperbaiki apa yang dibutuhkan dalam bidang lainnya, sesuai anggaran dari Kota Cimahi, dan suport dari 10 dewan di Dapil III.

FGD Tingkat Kelurahan Melong Bahas Lima Bidang untuk Perencanaan Pembangunan Tahun 2023 (2)Di tempat yang sama, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Melong, H. Bambang Setiono mengatakan bahwa dari hasil rembuk warga Kelurahan Melong dari 5 bidang tersebut ada 150 target.

“Dari 150 target di tiap bidang itu kita saring kembali, maka tiap bidang itu masalah ada 10 skala prioritas, tapi khusus sosial karena banyak diatas 10 skala prioritas,” jelas Bambang.

Bambang menegaskan bahwa dalam bidang sosial ada 12 permasalahan, karena di bidang sosial banyaknya usulan dari rembuk warga, untuk pembangunan fisik banyak usulan terkait penanganan masalah banjir, Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

“Karena banyaknya usulan dari bidang sosial bila dibandingkan dengan budaya, seperti Puskesmas sedangkan terkait banjir dan TPS dari dulu belum ada penyelesaian karena TPS-nya belum ada, drainase, jalan setapak, PJG,” jelas Bambang.

Sedangkan yang terkait masalah budaya usulannya ada 6 skala prioritas, seperti seni, rumah seni, tujuannya untuk menampung seni-seni warga Melong, dan ditambah lagi dengan sarana olahraga, hampir seluruh RW mengajukan sarana dan prasarana olahraga, seperti tenis meja.

“Untuk bidang pemerintahan, mengajukan insentif lembaga, RT, RW, Posyandu, Poswindu, PKK, dan Karang Taruna,” pungkas Bambang. (dedi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.