Beranda advertorial Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya Mewakili Indonesia di Asia Councils...

Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya Mewakili Indonesia di Asia Councils Forum

83
0
Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya Mewakili Indonesia di Asia Councils Forum
Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, SE., M.M., menghadiri undangan secara Virtual acara Asian Councils Forum (ACF), Taiwan Councils Forum (TCF) dan Global Councils Forum (GCF), mewakili Indonesia.

Bandung, sekilasjabar.co – Wakil Ketua III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, SE., M.M., menghadiri secara virtual mewakili Indonesia dalam acara Asian Councils Forum (ACF), Taiwan Councils Forum (TCF) dan Global Councils Forum (GCF), bertema “Menangani Masalah dan Strategi Pencegahan Sebelum dan Sesudah Pandemi,” Jumat, 10 Desember 2021.

Acara yang dilaksanakan di Taiwan itu, dihadiri juga oleh sejumlah negara mulai dari Jepang, Tiongkok, Malaysia, dan negara Asia lainnya. Narasumber dari setiap negara diberikan perwakilan untuk satu orang.

Dalam pemaparannya, Edwin menyampaikan sejumlah upaya yang dilakukan Kota Bandung dalam mengatasi masalah sekaligus sebagai strategi pandemi, salah satunya yakni kesiapan pangan. Pemerintah Kota Bandung telah menjalankan program yang dinamakan Buruan Sae.

Edwin menjelaskan Buruan Sae ini merupakan upaya untuk menanggulangi ketimpangan masalah pangan dengan memanfaatkan lahan atau pekarangan yang ada. Dengan berkebun, kebutuhan pangan keluarga bisa didorong mandiri.

Dikarenakan Kota Bandung bukan kota produsen pangan, sehingga selama ini menggantungkan kebutuhan pangan pada kota dan kabupaten di sekitarnya.

“Terdapat delapan kegiatan Buruan Sae yaitu menanam sayuran, buah-buahan, tanaman obat, budidaya ikan lele, nila, dan lainnya, ternak unggas, pengelolaan sampah organik atau sampah rumah tangga, pembibitan dan komponen terakhir yaitu mengolah produk Buruan Sae menjadi produk yang nilai ekonomi tinggi,” ungkap Edwin.

Menurutnya, selama pandemi Covid-19, Buruan Sae menjadi salah satu prioritas untuk diperluas melalui kerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya termasuk perguruan tinggi, masyarakat, media, dan NGO lokal dan internasional, serta TNI dan Polri.

“Pada perkembangannya, Buruan Sae tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan keluarganya saja tetapi juga untuk masyarakat di sekitarnya dan sebagian masyarakat dapat berkembang menjadi mata pencahariannya,” katanya.

Edwin menyampaikan manfaat dari program Buruan Sae ini. Selain memenuhi kebutuhan pangan, DPRD dan Pemkot Bandung berupaya untuk menumbuhkan kembali interaksi sosial, kebersamaan, gotong royong, dan saling membantu tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Acara ditutup dengan pemberian apresiasi dari AFC, TCF dan GCF bahwa program Buruan Sae dinilai bagus, menarik, dan tepat sasaran. (Adv/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.