Beranda Bandung Raya TP PKK dan FBS Kota Bandung Tinjau Masyarakat Terdampak Banjir

TP PKK dan FBS Kota Bandung Tinjau Masyarakat Terdampak Banjir

161
0

Bandung, sekilasjabar.co – Ketua TP PKK Kota Bandung, sekaligus Ketua Umum Forum Bandung Sehat (FBS), Siti Muntamah beserta Wakil Ketua TP PKK Kota Bandung, Yunimar meninjau masyarakat yang terdampak banjir, akibat hujan deras yang terjadi pada kamis 24 Desember 2020.

Lokasi banjir yang ditinjau ialah Sungai Citepus, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, Jalan Baladewa, dan Industrial, Kecataman Cicendo.

Siti Muntamah beserta rombongan meninjau dengan memberikan bantuan, seperti, sembako, logistik serta nasi dan lauk siap makan untuk masyarkat yang terdampak. Saat ini pihaknya fokus untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak dengan menijau langsung ke lokasi.

“Tentu kita prihatin dengan peristiwa ini. kedatangan kita untuk menunjukkan awareness, kepedulian kepada masyarakat, Pak Wali kota juga tadi sudah datang, sekarang saya juga hadir dengan memberikan bantuan. Pemkot Bandung juga sudah menawarkan untuk tinggal di rusunawa, karena memang rumahnya sudah tidak memungkinkan sebagai tempat tinggal, sangat rawan roboh pada banjir berikutnya,” ujar siti, Jumat (25/12/2020).

Selain memberikan bantuan, Siti juga menyebutkan pihaknya sudah melakukan trauma healing untuk masyarakat yang terdampak bekerjasama dengan puskesmas untuk melakukan cek kesehatan kepada keluarga terdampak.

Lebih lanjut siti mengajak kepada semua masyarakat untuk melakukan gotong royong terhadap musibah banjir yang terjadi serta kewaspadaan yang harus dilakukan oleh semua masyarakat,

“Kewaspadaan ini tentu saja harus multi pihak, mulai dari pemerinah Kota Bandung, pemerintah kewilayahan dan yang terpenting adalah masyarakat dan warga yang tinggalnya di kirmir sungai-sungai, seperti di Cihampelas misalnya gang-gang sudah menjadi tempat jalannya air. untuk itu harus kita pikirkan bersama-sama karena persoalan ini tidak bisa dilakukan secara sepihak, harus multi pihak, untuk dicari solusi-solusi terbaik,” paparnya.

Sementara itu, Jajang Suharta, salah satu dari 4 warga yang terkena dampak banjir di daerah Sungai Citepus Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astana Anyar, mengatakan bantuan yang diberikan merupakan salah satu bentuk dari hadirnya pemerintah.

“Alhamdulillah saya bersyukur dengan tadi sudah datang Pak Wali kota, sekarang Ibu Wali kota dengan bantuannya. Dampak dari banjir kemarin memang besar, air masuk dari jam 5 sore sampai jam 9 malam, semua barang saya habis, hanyut dan terendam banjir. Tentu bantuan ini akan bermanfaat untuk kita sekeluarga,” katanya.

Jajang juga mengatakan harapannya untuk bantuan berkelanjutan dengan perbaikan kirmir sungai yang dikhawatirkan masih rentan karena curah hujan yang masih panjang. Jajang juga menambahkan untuk melakukan survei terlebih dahulu, apabila ada relokasi dari pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Astana Anyar, Syukur Sabar mengatakan dampak dari adanya banjir memang besar, terdapat 4 rumah warga yang tergerus air sungai. Akibat posisi rumah yang berada di atas kirmir sungai, sehingga tidak mampu menahan arus sungai yang deras.

Pihaknya melakukan pengentasan jangka pendek, menengah dan jangka panjang.

“Jangka pendeknya kita sudah memberikan laporan langsung kepada Pak Wali kota dan Pak Wakil, dilanjutkan koordinasi dengan DPKP3, dan Dinas PU, dengan puskesmas untuk membantu kesehatan warga, dengan Dinas Kesehatan untuk healing crisis untuk menghilangkan rasa takut supaya mereka tidak stress setiap hari di sini. Serta evakuasi sudah ditawarkan oleh Pak Sekda untuk dialihkan ke rusunawa di Rancacili, dan mereka sedang mempertimbangkan ini,” paparnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.