Beranda Bandung Raya Tingkatkan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemkot Cimahi Launching SP2D Online dan Aplikasi...

Tingkatkan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah, Pemkot Cimahi Launching SP2D Online dan Aplikasi Uptodate

110
0

Cimahi, sekilasjabar.co – Plt.Walikota Cimahi Ngatiyana didampingi Kepala BPKAD Kota Cimahi Drg. Chanifah Listyarini, Kepala BKPSDMD Kota Cimahi Heri Zaini dan Branch Manager PT. Taspen Bandung Andi Purwadi melaunching  SP2D Online melalui aplikasi SIPD dan Aplikasi Uptodate, yang dilaksanakan di Holiday Inn Bandung Pasteur, Jl.Dr. Djunjunan No.96, Pasteur, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, kamis 21 april 2022.

Dalam sambutannya Ngatiyana menjelaskan bahwa  pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang dilakukan secara tertib, taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat. Meskipun meskipun Pemerintah Kota Cimahi  telah menerima raihan opini wajar tanpa pengecualian (WTP), namun upaya perbaikan dalam hal pengelolaan keuangan daerah terus dilakukan.

Elektronifkasi dalam pengurusan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) menjadi sesuatu hal yang sangat penting karena dapat menjadi salah satu upaya dalam percepatan pencairan belanja daerah. Integrasi ini sudah direncanakan sejak tujuh tahun yang lalu dan baru dapat direalisasikan di tahun ini.

”Dalam Kesempatan ini penerapan SP2D Online baru dimulai dari proses pencairan gaji PNSD Kota Cimahi. Kami berharap ke depannya dapat dilaksanakan untuk seluruh jenis transaksi belanja sehingga berdampak pada belanja publik yang dirasakan oleh masyarakat,”jelas Ngatiyana.

Peluncuran SP2D Online melalui aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pemerintahan Daerah) ini bertujuan untuk memudahkan percepatan proses pencairan belanja di masing-masing perangkat daerah sehingga terwujud efisiensi, kecepatan dan transparansi dalam proses pelaksanaan transaksi belanja daerah, yang dalam hal ini Pemerintah Kota Cimahi bekerja sama dengan Bank Jabar Banten (BJB) dan Kemendagri.

Dengan diluncurkannya SP2D Online dan aplikasi Uptodate Ngatiyana berharap perubahan perubahan kearah yang lebih baik lagi dalam pengelolaan keuangan daerah,

“Saya berharap kita bersama dapat menyelaraskan pemahaman bahwa dinamika perubahan peraturan keuangan daerah bukan berarti hambatan bagi kita melainkan potensi yang dapat mewujudkan visi Kota Cimahi, menuju Cimahi baru yang maju, agamis dan berbudaya,” Tandas Ngatiyana.

Di kesempatan yang sama Kepala BPKAD Kota Cimahi Drg. Chanifah Listyarini mengatakan bahwa Berdasarkan laporan dari Kemendagri, elektronifikasi transaksi keuangan akan dilaksanakan dengan 37 Bank daerah dan Bank Pemerintah.

“21 Bank daerah telah terhubung dengan SIPD, sementara 8 Bank masih In Progress pengembangan,” Rini, nama sapaan Drg. Chanifah Listyarini.

Rini menjelaskan, Dari 21 Bank yang telah terhubung baru 8 Bank yang sudah mengimplementasilan SP2D Online dan BJB menduduki peringkat No.1 sebesar 36% pencapaian implementasinya.

Rencana implementasi pembayaran SP2D Online akan diawali dengan pembayaran gaji bulan Mei, dan untuk selanjutnya akan dipersiaplan pembayaran untuk TPP serta secara bertahap akan dilakukan Implementasi untuk transaksi Non gaji, Harapannya dalam semester kedua nanti SP2D Online sudah dapat seutuhnya diterapkan di Kota Cimahi.

“Direncanakan setelah launching ini, besok akan ditindaklanjuti dengan sosialisasi dan pelatihan terhadap bendahara pengeluaran dan PPK SKPD yang akan dilaksanakan pada hari jumat tanggal 22 april 2022,” ujar Rini.

Rini menerangka bahwa tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini sebagai berikut menyelaraskan pemahaman dasar mengenai Aplikasi Uptodate dan SP2D Online pada Aplikasi SIPD mendukung Implementasu Aplikasi Uptodate serta Aplikasi SP2D Online pada pemerintah daerah Kota. (Dedi Irawan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.