Beranda Bandung Raya Siswa Sespimma Angkatan 66 Asal Jabar Gelar Baksos di Pondok Quran Yatim...

Siswa Sespimma Angkatan 66 Asal Jabar Gelar Baksos di Pondok Quran Yatim Duafa Baitul Jannah

118
0

Kab. Bandung Barat, sekilasjabar.co – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan situasi pandemi Covid-19 yang melanda negeri ini, 7 siswa sekolah staf pimpinan pertama (SESPIMMA) Polri angkatan 66 asal Jawa Barat, melakukan bakti sosial (baksos) dan doa bersama di Pondok Quran Yatim Duafa Baitul Jannah, Jl Pagermaneuh, Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (17/7/2021).

Ketujuh siswa Sespimma tersebut, terdiri dari Tina Rosadina Nosis 202106003115 Pokjar II, M. Dewi Candra, SH, MH Nosis 2021 0600 3060 pokjar III, Rafik Rahadian Syah Nosis 202106003077 Pokjar I, Santhi Rianawati SH, Nosis 202106003089 Pokjar III, Dedi Gunadi, S.Pd, Nosis 202106003027 Pokjar II, Donny Irawan, SH Nosis 202106003032 Pokjar IV dan Rogers Thomas, SH Nosis 202106003084 Pokjar V.

Bantuan sembako yang diberikan, berupa beras, susu kaleng, mie instan, terigu, gula pasir, sarden dan makanan. Selain itu hand sanitiser dan masker juga bantuan dana operasional bagi pondok pesantren.

Selain baksos dan doa bersama agar Covid-19 segera berlalu dari negeri ini, juga dilakukan sosialisasi tentang penerapan protokol kesehatan (prokes) dan Polri sebagai sahabat anak.

“Kami sengaja datang ke sini selain ingin memberikan bantuan, juga melakukan silaturahmi dengan seluruh anak-anak dan pengurus pondok. Ini sebagai wujud kepedulian kami terhadap sesama di tengah pandemi Covid-19. Semoga bantuan yang tidak seberapa ini dapat bermanfaat,” ungkap Santhi Rianawati, siswa senior Sespimma Lembang, asal Jabar ini.

Ditambahkan Santhi, sesuai tema pendidikan, meningkatkan kemampuan kepemimpinan dan manajerial tingkat pertama yang peka, antisipatif, tangkas dan berintegritas guna memelihara Kamtibmas dan mendukung pembangunan daerah.

Sementara Dewi Candra, ia bersama peserta didik lainnya sengaja mengunjungi pondok Quran Yatim Duafa Baitul Jannah untuk melakukan silaturahmi dan mempererat hubungan emosional Polri dengan masyarakat.

“Kami ini adalah bapak dan ibu kalian. Jadi jangan menganggap polisi ini menakutkan. Selama kalian berbuat baik dan tidak melanggar hukum, kami tidak akan menangkap kalian. Jadi jangan takut. Siapa diantara kalian yang ingin menjadi polisi?,” selorohnya.

Pertanyaan tersebut langsung disambut Edwin, salah seorang murid pesantren yang melontarkan keinginan dan persyaratan untuk menjadi polisi.

“Syarat untuk menjadi Polisi itu, harus mau belajar dan pintar. Kami yang sudah tua ini juga sekarang lagi belajar sama seperti kalian. Jadi kalau mau menjadi Polisi harus belajar yang rajin ya. Jangan lupa jaga kesehatan, apalagi sekarang dalam situasi pandemi covid-19. Jadi harus mengenakan masker,” ungkapnya.

Pihaknya memilih Pondok Quran Yatim Duafa Baitul Jannah dijadikan tempat untuk melaksanakan Baksos, menurut Dewi, karena ingin berbagi dengan masyarakat sekitar Lemdik Ssespimma Lembang.

“Sekitar Lemdik Sespimma Lembang agar bisa merasakan keberadaan kami. Jadi sebelum memperhatikan yang jauh, kita harus peduli dulu terhadap lingkungan sekitar kita,” terang Dewi.

Sementara itu, Pengelola Pondok Quran Ustad Yopi menyambut baik kedatangan para siswa Sespimma Lembang. Ia tak menyangka akan mendapatkan bantuan sembako dan uang operasional. Karena selama ini pihaknya tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Alhamdulillah kami sangat menerima bantuan ini, semoga Alloh SWT membalas kebaikan bapak dan ibu. Serta diberikan kelancaran dalam menjalankan sekolah serta amanah,” katanya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.