Beranda Bandung Raya PPKM Darurat Diperpanjang, Wali Kota Bandung Akan Berikan Relaksasi

PPKM Darurat Diperpanjang, Wali Kota Bandung Akan Berikan Relaksasi

66
0
Keluarga Oded M Danial

Bandung, sekilasjabar.co – Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengaku sangat merasakan kepedihan warga Kota Bandung akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Oleh karenanya, Oded memastikan akan merevisi sejumlah kebijakan dengan memberikan beberapa relaksasi jika PPKM Darurat diperpanjang oleh pemerintah pusat.

“Kemarin siang saya mendapat arahan dari Presiden, PPKM Darurat tetap dilanjut, terutama untuk wilayah-wilayah yang beresiko tinggi atau zona merah,” kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Selasa (20/7/2021).

Oded sudah dberdiskusi dengan Dandim dan Polrestabes, insyaallah untuk PPKM ke depan ada beberapa poin-poin yang direlaksasi. Diakuinya, hal itu karena banyak masyarakat kecil yang sudah menjerit dan lelah berjuang melawan Covid-19.

Ia telah sering menerima aspirasi dari masyarakat terutama para pedagang kecil. Oded mengaku, hatinya sangat teriris dan menahan tangis saat mendengar keluhan rakyat kecil.

Beberapa poin yang bakal diubah, di antaranya menyangkut kebijakan buka tutup jalan dan adanya penambahan jam operasional cafe dan restoran.

“Di antaranya jam buka tutup jalan. Karena banyak sekali masukan dari masyarakat, ini sangat berat. Kita akan coba evaluasi dikembalikan sebelum PPKM, tapi sedang dilihat mana saja yang dinilai rawan kerumunan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Oded mengingatkan, apabila Pemkot Bandung memberikan relaksasi dengan menambah jam operasional cafe dan restoran, maka protokol kesehatan harus tetap dijaga. Selain itu, cafe dan restoran masih belum boleh makan di tempat.

“Artinya jam operasionalnya diberikan relaksasi. Tapi tidak ada kerumunan. Kalau ada kerumunan, saya langsung minta petugas untuk membubarkan tapi dengan cara yang humanis jangan aroganlah,” tandasnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.