Beranda Headline Pemohon SIM Baru di Polrestabes Bandung Tidak Diwajibkan Punya Sertifikat

Pemohon SIM Baru di Polrestabes Bandung Tidak Diwajibkan Punya Sertifikat

183
0

img-20161019-wa0001Sekilasjabar.com  Polrestabes Bandung per 1 September 2016 memberlakukan bagi masyarakat yang ingin mengurus pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru, jika merasa tidak mampu dianjurkan untuk mengikuti dulu pelatihan di sekolah-sekolah mengemudi, yang tersebar di Kota Bandung.

Namun, dikatakan Kanit Regident Polrestabes Bandung, AKP. Atik Suswati, SH, hal tersebut tidak diwajibkan. “Artinya pada saat pemohon mendaftarkan diri untuk mengurus SIM, yang pertama harus sudah siap dan memenuhi persyaratannya, seperti KTP dan surat keterangan sehat dari dokter. Kedua siap melewati ujian teori dan praktek dan lulus. Sesudah itu, baru bisa mendapatkan SIM tersebut,” terang Atik, ketika ditemui di kantornya, Jl. Jawa Bandung, Rabu (19/10/2016).

Atik menambahkan, sedangkan mengenai sertifikat wajib tidaknya, dirinya menjelaskan itu tidak wajib. “Kalau pemohon SIM memang kurang siap dalam menghadapi ujian teori dan praktek, memang ada sekolah-sekolah mengemudi yang sudah tersebar di Kota Bandung untuk mengikuti pelatihan atau kursus,” katanya.

Diakui Atik, mengenai hal tersebut pihaknya sudah mensosialisaikannya. “Kita sudah sebar soal-soal ujian teori di tiap sekolah mengemudi dan internet. Jadi untuk pengetahuan si pemohon SIM, silahkan saja di searching di google mengenai soal-soal ujian pembuatan SIM, minimal itu akan memberikan gambaran soial-soal ujian teori nantinya. Artinya kami ini ingin masyarakat cerdas, mengetahui segala sesuatu aturan yang ada di jalan raya” tegasnya.

Sementara itu, untuk mengantisipasi terjadinya pungli dalam pengurusan SIM, Atik menghimbau kepada masyarakat tidak usah melalui siapapun yang tidak berkepentingan. “Silahkan untuk mengurusnya sendiri. Dan saya minta kerjasama masyarakat tidak usah memberi kepada siapapun. Kalau tidak ada masyarakat yang memberi, tidak akan ada petugas yang menerima. Kami menyarankan kepada masyarakat jika mengurus SIM, terutama yang baru silahkan saja datang sendiri ke Polrestabes langsung melalui loket-loket dengan sendiri,” imbaunya.

Sedangkan bagi masyarakat yang masih memegang resi, pihaknya mengimbau agar segera ditukarkan  dengan SIM asli. “Di catatan kami masih ada 10 ribu masyarakat pemohoin SIM yang belum mengambil SIM aslinya dari 46 ribu tunggakan, meski sudah sebagian di delivery door to door oleh anggota Regident Polrestabes Bandung. Jadi kami himbau agar segera diambil SIM aslinya,” pungkasnya. (R. Andryan/Her)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.