Beranda Headline Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Dukung TNI/Polri Tindak Kekerasan dan Anarkis di Sengketa...

Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Dukung TNI/Polri Tindak Kekerasan dan Anarkis di Sengketa Pemilu 2019

92
0

Kota Tasikmalaya, Sekilajabar – Pesta demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) pada Tahun 2019 berbeda dengan pemilu tahun sebelumnya, karena pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) dilakukan bersamaan. Alhasil menimbulkan gesekan yang terjadi akhir-akhir ini sebelum maupun pasca Pemilu.

Seperti yang kita ketahui, saat ini pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02 menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Agus Wahyudin, SH,MH, menyatakan sikap menolak segala bentuk kekerasan, intimidasi dan hal-hal yang desdruktif dalam rangka penyelesaian Pemilu Tahun 2019, Rabu (12/6/2019).

“Saya atas nama pimpinan DPRD Kota Tasikmalaya mendukung TNI/Polri dalam rangka menindak tegas segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tidak bertanggungjawab dalam rangka menyelesaikan sengketa Pemilu tahun 2019,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh warga masyarakat Kota Tasikmalaya agar tidak ikut-ikutan melakukan hal-hal yang tidak konstitusional.

“Dalam kesempatan ini pula saya mengajak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat Tasikmalaya agar tidak ikut-ikutan dalam rangka penyelesaian yang dilakukan dengan cara yang tidak konstitusional. Dan kita percayakan sepenuhnya kepada institusi yang berwenang,” pungkasnya.

Ustad Maman SutarmanDi tempat berbeda, senada dengan Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Pimpinan Pondok Pesantren Ass Sunnah Cihideung Tasikmalaya, Ustad Maman Suratman, yang mewakili tokoh masyarakat Kota Tasikmalaya, mengajak agar seluruh warga masyarakat Kota Tasikmalaya agar menghormati perjalanan demokrasi yang saat ini sedang berlangsung.

“Dengan masih berjalannya tahapan-tahapan Pilpres dan Pileg 2019 yang belum selesai, dengan adanya perjalanan ke MK, tentunya ini merupakan bagian dari perjalanan demokrasi yang perlu kita hormati dan perlu kita jaga dan pelihara,” katanya.

Oleh sebab itu, dirinya atas nama tokoh masyarakat yang ada di Tasikmalaya mengajak untuk mensukseskan perjalanan di MK, dengan menolak keras kekerasan dan kerusuhan dalam menyelesaikan permasalahan dalam konflik Pemilu dan Pilpres di Tahun 2019.

“Saya siap mendukung TNI/Polri serta saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat Tasikmalaya untuk membantu menciptakan Kamtibmas yang kondusif di daerahnya masing-masing. Semoga apapun hasilnya keputusan yang dihasilkan MK, kita semuanya berlapang dada untuk menerimanya,” tutup Ustad Maman. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.