Bandung, sekilasjabar.co – Memasuki pekan ketujuh kompetisi sepak bola putri Hydroplus Soccer League 2025/2026 regional Bandung U-15, tim Akademi Persib Putri U-15 kokoh berada di puncak klasemen.
Pada pertandingan pekan ketujuh Hydroplus Soccer League 2025/2026 Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Sabtu (3/1/2026), tim Akademi Persib Putri berhasil menaklukkan Setia Srikandi 4-0.
Tambahan tiga poin pada pertandingan tersebut, membuat Akademi Persib Putri U-15 tetap berada di puncak klasemen sementara Hydroplus Soccer League 2025/2026 dengan mengoleksi 19 poin, sekaligus tidak terkalahkan dalam 7 laga.
Pelatih Akademi Persib Putri U-15, Imam Nurjaman, bersyukur anak asuhnya bisa kembali meraih kemenangan setelah pekan lalu hanya mampu bermain imbang dengan Si Jalak Putri.
Meski demikian, Imam mengakui penampilan anak asuhnya masih belum maksimal dan perlu dibenahi agar di laga selanjutnya bisa tampil lebih baik lagi.
“Alhamdulillah kalau masalah hasil cukup puas. Tapi dari segi permainan memang setelah kemarin kita menahan imbang Si Jalak Putri memang banyak evaluasi,” ucapnya setelah pertandingan.
“Dan ternyata memang sekarang pun demikian masih ada hal-hal yang harus kita evaluasi ke depan untuk tetap berada di puncak,” katanya menambahkan.
Pada kesempatan tersebut, Imam membeberkan kunci keberhasilannya timnya tetap kokoh di puncak klasemen dan tidak terkalahkan dalam tujuh pertandingan.
“Ya tentunya anak-anak ini menunjukkan antusias yang bagus setiap latihan. Sehingga mungkin dari segi kemampuan sedikit unggul dengan tim-tim yang lain,” ujarnya.
“Karena mereka kita lebih intenskan untuk berlatih. Agar kemampuannya bisa lebih maksimal pada saat pertandingan,” jelasnya.
Lebih lanjut Imam mengatakan, komposisi Hydroplus Soccer League 2025/2026 sangat bagus, karena pemain bisa mengasah kemampuannya dan membenahi kekurangan dalam sesi latihan.
“Ini event yang sangat panjang. Sehingga setiap latihan tapi kita mempersiapkan anak-anak ini di latihan ini untuk pertandingan. Jadi apa yang kita ingin capai di pertandingan itu kita coba latih apakah anak-anak menyerap apa yang kita berikan atau tidak,” ucapnya.
“Karena tujuan kita di pertandingan bagaimana caranya kita bisa menciptakan banyak goals. Kalau persiapan justru mungkin ketimbang tim-tim yang lain kita jauh lebih awal. Karena ada liga ataupun tidak kita tetap berlatih,” tegasnya. (Fifi Nofita)




