Beranda Bandung Raya Anggota Komisi II Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Jejaring bagi Pelaku UMKM dan...

Anggota Komisi II Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Jejaring bagi Pelaku UMKM dan Industri Kreatif

32
0
Anggota Komisi II Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Jejaring bagi Pelaku UMKM dan Industri Kreatif
Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani menjadi narasumber di Aula Utama Pascasarjana UIN, Kota Bandung, Jumat, 12 Juni 2026.(Rio/Humpro DPRD Kota Bandung).

Bandung, sekilasjabar.co – Anggota Komisi II DPRD Kota Bandung, Indri Rindani menjadi narasumber dalam kegiatan bertajuk “Membangun Ekosistem Kewirausahaan Kreatif Melalui Sinergi Kebijakan Publik, Inovasi, dan Kemandirian Ekonomi di Era Transformasi Digital”, di Aula Utama Pascasarjana UIN, Kota Bandung, Jumat, 12 Juni 2026.

Pada kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya kolaborasi, jejaring, serta keberpihakan kebijakan terhadap pelaku UMKM dan industri kreatif.

Indri mengatakan, penguatan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan komunitas.

“Kota Bandung memiliki potensi besar sebagai kota kreatif yang harus terus didorong melalui kebijakan yang berpihak kepada pelaku UMKM,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi II DPRD Kota Bandung yang membidangi sektor perekonomian, Indri mengaku memiliki kedekatan dengan persoalan yang dihadapi para pelaku usaha karena dirinya juga merupakan bagian dari pelaku UMKM selama hampir dua dekade.

“Selama 18 tahun saya merasakan langsung menjadi pelaku usaha. Karena itu, ketika diberi amanah sebagai anggota DPRD, saya berupaya memastikan adanya keberpihakan pemerintah kepada UMKM dan industri kreatif,” katanya.

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kota Bandung semakin membuka ruang bagi pelaku usaha untuk berkembang, mulai dari kemudahan legalitas hingga berbagai fasilitas promosi melalui pameran tingkat lokal, nasional, maupun internasional.

Indri juga mendorong agar pemerintah daerah lebih agresif memanfaatkan program-program pemerintah pusat. Menurut dia, keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menjadi penghambat pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Program dari kementerian sangat banyak dan bisa diturunkan ke daerah. Karena itu, penting membangun jejaring dan komunikasi agar berbagai program pusat dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Bandung,” ujarnya.

Selain berbicara mengenai kewirausahaan, Indri memberikan motivasi kepada generasi muda, khususnya perempuan, agar memiliki cita-cita besar serta mampu mandiri secara ekonomi tanpa meninggalkan peran dan tanggung jawab dalam keluarga.

“Perempuan harus memiliki kemandirian ekonomi dan finansial. Namun, hal itu tetap dapat berjalan seiring dengan peran sebagai istri dan ibu dalam keluarga,” tuturnya.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang berani berwirausaha, memanfaatkan peluang di era digital, serta membangun kolaborasi untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bandung.

“Fungsi kami di legislatif adalah terus mengingatkan, mengawal, dan membuka jalan agar berbagai program yang ada dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here